BAB II BETON DAN MATERIAL DASAR

dengan air dan semen sebagai pengikatnya. 2.2.1 Agregat Pada beton biaa terdapat sekitar 70% sampai 80 % volume agregat terhadap volume keseluruhan beton, karena itu agregat mempunyai peranan yang penting dalam propertis suatu beton (Mindess et al., 2003). Agregat ini harus bergradasi sedemikian rupa sehingga seluruh massa beton dapat ...

ILMU TEKNIK SIPIL: BETON

Penggunaan beton dan bahan-bahan vulkanik seperti abu pozzolan sebagai pembentuknya telah dimulai sejak zaman Yunani dan Romawi bahkan mungkin sebelumnya. Dengan campuran kapur, pozzolan, dan batu apung, bangsa Romawi banyak membangun infrastruktur seperti akuaduk, bangunan, drainase dan lain-lain.

(PDF) Laporan Praktikum Beton | tharina nursalika adhyati ...

Read Paper. Laporan Praktikum Beton Kelompok 7 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Beton adalah material yang sangat penting dalam konstruksi bangunan. Oleh karena itu, mahasiswa teknik sipil perlu mengetahui sifat-sifat material pembentuk beton, parameter-parameter material pembentuk beton, perencanaan dan percobaan pembuatan campuran beton ...

Makalah Tugas Beton Gusti Ryan Bramasta - Scribd

Beton adalah campuran dari agregat halus dan agregat kasar (pasir, kerikil, batu pecah, atau jenis agregat lain) dengan semen yang dipersatukan oleh air dengan perbandingan tertentu. Beton juga dapat didefinisikan sebagai bahan bangunan dan konstruksi yang sifat-sifatnya dapat ditentuakan terlebih dahulu dengan mengadakan perencanaan dan ...

KOMPOSISI CAMPURAN OPTIMUM BOTTOM ASH DAN FLY …

Kata kunci: bottom ash, fly ash, optimum, agregat buatan, dan beton. 1. PENDAHULUAN Pemakaian batu bara sebagai sumber energi pada pembangkit tenaga listrik ataupun industri lainnya cukup besar. Penggunaan batu bara tersebut menghasilkan residu sebagai hasil pembakaran berupa fly ash dan bottom ash. Tahun 2012 PT. PLN menyatakan bahwa kebutuhan ...

Analisis Kuat Tekan dan Porositas Beton dengan …

pula penambahan. Batu kapur sebagai agregat kasar semakin menurun kekuatan tekan yang dihasilkan. Nilai porositas untuk beton normal adalah 6,66% dan nilai porositas tertinggi 4,27% diperoleh pada beton dengan campuran slag 30% baja, dan nilai porositas tertinggi 10,82% diperoleh pada beton dengan campuran batu kapur 7.5%.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Konsep Struktur Tahan Gempa

Kuat tekan beton (fc') tidak boleh kurang dari 20 Mpa. Beton disyaratkan untuk memiliki kuat tekan 20 Mpa atau lebih untuk menjamin kualitas perilaku beton. (Purwono, 2005). Untuk penggunaan beton ringan, kuat tekan (fc') tidak diperbolehkan melampaui batas maksimalnya yaitu 30 Mpa. Beton agregat ringan dengan kuat

Teknologi beton mutu tinggi - SlideShare

Pasir dengan modulus kehalusan 2,5 s/d 3,0 pada umumnya akan menghasilkan beton mutu tinggi (dengan fas rendah) yang mempunyai kuat tekan dan workability yang optimal. c. Kualitas agregat kasar (batu pecah/koral) Kualitas agregat kasar yang dapat menghasilkan beton mutu tinggi adalah : a. porositas rendah.

Pemanfaatan Batu Apung Dalam Pembuatan Beton Ringan Dengan ...

Beton ringan didapat dari pencampuran bahan-bahan agregat halus dan kasar yaitu pasir, batu kerikil (batu apung) atau bahan semacam lainnya, dengan menambahkan secukupnya bahan perekat semen, dan air sebagai bahan pembantu, guna keperluan reaksi kimia selama proses pengerasan dan perawatan beton berlangsung.

STUDI KELAYAKAN PENGARUH PENAMBAHAN TEMPURUNG …

Beton merupakan hasil dari pencampuran bahan-bahan agregat halus dan kasar yaitu pasir, batu, batu pecah atau bahan semacam lainnya, dengan menambahkan semen secukupnya yang berfungsi sebagai perekat bahan susun

INFO TEKNIK SIPIL

gunung sebagai akibat proses vulkanik. Batuan ini disebut dengan batu gunung, dalam proses berikutnya, aliran air sungai yang membawa batuan ... kg/m3 dengan batas tegangan hancur antara 1390 kg/cm2 sampai ... Dalam penggunaannya sebagai agregat halus pada beton tidak diijinkan mengandung lumpur lebih besar dari 5% dari

Agregat: Pengertian, Fungsi, Klasifikasi dan Gradasi ...

Agregat berfungsi sebagai bahan pengisi dalam campuran mortar atau beton. Walaupun berfungsi sebagai bahan pengisi, karena volume agregat pada beton ± 70% volume beton, agregat sangat berpengaruh terhadap sifat-sifat mortar/beton, serta memberikan kekuatan pada beton, sehingga kualitas agregat sangat mempengaruhi mutu beton yang akan dihasilkan.

materi teknik sipil - sites.google.com

Untuk beton dengan mutu dibawah K.225 atau f = 18,5 Mpa, agregat dan semen dapat ditakar menurut ukuran volume, sedangkan mutu K.225 atau f = 18,5 ke atas, penakaran bahan beton dilaksanakan dengan ukuran berat.

Penggunaan Abu Vulkanik Sinabung Terhadap Stabilitas ...

2. Mengetahui pengaruh pasir vulkanik terhadap campuran aspal beton. Penelitian diharapkan dapat memberi manfaat dalam memberikan rekomendasi potensi abu vulkanik Sinabung sebagai bahan pengganti Filler dan agregat halus pada perkerasan aspal beton, serta dalam pengembangan ilmu pengetahuan peneliti-peneliti muda. 2. Tinjauan Pustaka

Sifat dan Karakteristik Beton (Ringkasan) - Kerkuse

Beton di dapat dari pencampuran bahan-bahan agregat halus dan kasar yaitu pasir, batu, batu pecah, atau bahan semacam lainnya, dengan menambahkan secukupnya bahan perekat semen, dan air sebagai bahan pembantu guna keperluan reaksi kimia selama proses pengerasan dan perawatan beton berlangsung. Agregat halus dan kasar, disebut sebagai bahan ...

Inovasi teknologi beton - SlideShare

23. 23 2. Inovasi Teknologi Beton Mutu Tinggi (high strength concrete) Beton mutu tinggi (high strength concrete) yang tercantum dalam SNI 03-6468- 2000 (Pd T-18-1999-03) didefinisikan sebagai beton yang mempunyai kuat tekan yang disyaratkan lebih besar sama dengan 41,4 MPa.

Studi Perancangan Campuran Beton Menggunakan Abu Batu ...

memperlihatkan penggunaan abu batu sebagai agregat halus lebih dari 40% akan sangat drastis menurunkan kuat tekan beton. Kata kunci: perekayasaan, substitusi, campuran beton, abu batu, agregat halus ABSTRACT One of the wastes that can be used as a substitute for concrete materials is stone ash. Stone ash is a waste from the process of stone ...

Kuat Tarik (Tensile Strength) - Pengujian Sifat Fisis

2. Dengan menggunakan agregat ringan, misalnya tanah liat bakar, batu apung atau agregat buatan sehingga beton yang dihasilkan akan lebih ringan dari pada beton biasa. 3. Dengan cara membuat beton tanpa menggunakan butir – butir agregat halus atau pasir yang disebut beton non pasir.

Majalah Ilmiah UNIKOM Vol.10, No. 2

hasil pembakaran vulkanik. Berat jenis agregat ringan sekitar 1900kg/m3 atau berdasarkan kepentingan penggunaan strukturnya berkisar antara 1440-1850kg/m3, dengan kekuatan tekan umur 28 hari lebih besar dari 17,2 MPa. b. Beton Normal Beton normal adalah beton yang menggunakan agregat pasir sebagai agregat halus dan kerikil

Beton - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Sejarah. Penggunaan beton dan bahan-bahan vulkanik seperti abu pozzolan sebagai pembentuknya telah dimulai sejak zaman Yunani dan Romawi bahkan mungkin sebelumnya. Dengan campuran kapur, pozzolan, dan batu apung, bangsa Romawi banyak membangun infrastruktur seperti akuaduk, bangunan, drainase dan lain-lain. Di Indonesia penggunaan yang serupa bisa dilihat pada beberapa …

Apa Itu Cor Beton? – Margajaya Hotmix

Penggunaan beton dan bahan-bahan vulkanik seperti abu pozzolan sebagai pembentuknya telah dimulai sejak zaman Yunani dan Romawi bahkan mungkin sebelumnya. Dengan campuran kapur, pozzolan, dan batu apung, bangsa Romawi banyak membangun infrastruktur seperti akuaduk, bangunan, drainase dan lain-lain.

Sifat Kimiawi dan Sifat Fisik Aggregat | khedanta

Reaksi ini dapat dikendalikan dengan: Menghindari agregat rentan. Pengalaman lokal mungkin menunjukkan bahwa beberapa jenis batuan mengandung silika reaktif. Biaa batu jenis yang mungkin rentan adalah: kapur silika, rijang, serpih, kaca vulkanik, kaca sintetis, batu pasir, batu dan kuarsit opaline. Batu sungai juga biaa rentan.

Tugas Akhirr Beton Normal dan Beton Ringann.docx - BAB I ...

1.3 Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi limbah hebel sebagai agregat kasar dengan menggunakan perbandingan komposisi desain antara Beton Normal (SNI 03-284-2000) dan Beton Ringan (SNI 03-3449-2002) dengan kuat tekan rencana yang sama. 1.4 Ruang Lingkup Penelitian Ruang lingkup mengenai peneltian ini adalah ; 1. ...

Heruru_: bahan ajar beton

Beton dikehendaki mempunyai kekuatan tekan rata-rata pada 28 hari sebesar 35. MPa (500 lb/m. 2. ) untuk kondisi pengecoran, slump dianjurkan antara 25 sampai 50 mm. (1 dan 2 inch) dan ukuran agregat maksirnum tidak boleh melebihi 20 mm (¼ inch). Sifat - sifat bahan beton adalah sebagai berikut:

Abian Boyss: Teknologi Beton-Ringkasan Agregat

Agregat yang digunakan dalam campuran beton biaa berukuran lebih kecil dari 40 mm. Agregat yang lebih ksar ukurannya biaa digunakan untuk pekerjaan sipil lainnya. Misalnya pekerjaan jalan, tanggul penahan tanah, bendungan dan lainnya. Agregat halus biaa dinamakan pasir dan agregat kasar dinamakan kerikil,spilit,batu pecah,kricak dan lainnya.

TUGAS KOMPETENSI 1_KELOMPOK 6_TRKBA-D_NRP BELAKANG …

Agregat Kasar Agregat kasar (Coarse Aggregate) biasa juga disebut kerikil sebagai hasil desintegrasi alami dari batuan atau berupa batu pecah yang diperoleh dari industri pemecah batu, dengan butirannya berukuran antara 4,76 mm — 150 mm. Agregat kasar harus dipilih sedemikian rupa sehingga ukuran agregat terbesar tidak lebih dari ¾ jarak ...

Pembuatan Dan Karakterisasi Batako Ringan Dengan ...

PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI BATAKO RINGAN DENGAN MEMANFAATKAN BATU APUNG (PUMICE) SEBAGAI AGREGAT . UNTUK BAHAN KEDAP SUARA . Beserta perangkat yang ada (jika diperlukan).Dengan Hak bebas Royalti Non-Eksklusif ini, Universitas Sumatera Utara berhak menyimpan, mengalih media, memformat, mengelola dalam bentuk data-base, merawat dan …

just for .......: Agregat Halus Pada Beton

Beton yang dibuat dengan agregat normal adalah beton normal, yaitu beton yang dibuat dengan isi 2.200 - 2.500 kg/m3 (SK. SNI.T-15-1990:1). Kekuatan tekannya sekitar 15-40 Mpa. Ketentuan dan persyaratan dari SII.0052-80 "Mutu Dan Cara Uji Agregat Beton" harus dipenuhi.

Perilaku Kuat Tekan dan Kuat Tarik Beton Campuran Limbah ...

2. Agregat kasar berupa batu pecah (split) dengan ukuran 20 mm dari Clereng, Kulon Progo. 3. Agregat halus (pasir) berupa agregat alami dari Gunung Merapi. 4. Limbah plastik HDPE dengan ukuran lolos saringan 19 mm dan tertahan saringan 4,75 mm sebagai pengganti agregat kasar dari Yu Ping Plastik, Surakarta (Gambar 1).

(DOC) Oloan | Oloan Sitohang - Academia.edu

tinjauan penggunaan abu batu dan abu vulkanik sebagai filler terhadap durabilitas asphalt concrete-wearing course (ac – wc. by fadhli ariga. tugas akhir perencanaan campuran aspal beton dengan menggunakan filler tanah (silt) program studi diploma iii teknik sipil fakultas teknik universitas diponegoro semarang 2010. by kira kyo-kun. download ...

Campuran Bahan Pembuat Beton - Ragam Teknik

Berdasarkan ASTM C33 Agregat kasar terdiri dari kerikil atau batu pecah dengan partikel butir lebih besar dari 5 mm atau antara 9,5 mm dan 37,5 mm. Klasifikasi agregat dalam campuran beton. Dalam pembuatan campuran beton mutu, agregat dapat diklasifikasikan berdasarkan gradasinya.

SNI SNI 03-2834-2000 - UNY

proporsi campuran beton untuk digunakan sebagai salah satu acuan bagi para perencana dan pelaksana dalam merencanakan proporsi campuran beton tanpa menggunakan bahan tambah untuk menghasilkan mutu beton sesuai dengan rencana 2. Acuan - SNI-03-1750-1990, Mutu dan Cara Uji Agregat Beton - SNI-15-2049-1994, Semen Portland

Pemanfaatan Abu Vulkanik sebagai Bahan Campuran pada Beton ...

Campuran adonan semen dengan abu vulkanik ini bisa mengurangi dari bahan semennya itu sendiri sekitar 10 persen. Abu Gunung Kelud juga mempunyai ukuran halusnya menyerupai lempung (clay) dengan diameter dibawah 0,2mm. Abu vulkanik ini dimanfaatkan sebagai agregat halus dalam pembuatan beton karena ukurannya yang sangat kecil.

9 Faktor Yang Berpengaruh Pada Kuat Tekan Beton - READY MIX

4. INTERAKSI ANTARA PASTA SEMEN DENGAN AGREGAT. Beton didefenisikan sebagai sebuah bahan komposit dengan penyusun utamanya berupa partikel atau fragmen berbentuk agregat yang saling mengikat dan melekat (ASTM C 125- 06). Parameter yang paling mempengaruhi kekuatan beton adalah : kualitas semen, proporsi semen terhadap campuran, kekuatan dan ...